Dua tahun lalu, banyak yang menganggap Solana sudah tamat setelah kolapsnya FTX yang merupakan salah satu backer terbesar ekosistem Solana. Prediksi itu ternyata salah besar. Per Juni 2026, Solana tidak hanya hidup kembali — ia berkembang lebih kuat dari sebelumnya, dengan jumlah developer aktif, volume transaksi, dan kapitalisasi pasar yang mencapai level tertinggi sepanjang masa.
Kecepatan dan biaya yang tidak tertandingi
Argumen teknis terkuat Solana sederhana: transaksi murah dan cepat. Biaya transaksi di Solana rata-rata di bawah $0,001, dengan throughput yang bisa mencapai ribuan transaksi per detik. Bandingkan dengan Ethereum mainnet yang masih memerlukan biaya gas yang lebih tinggi untuk transaksi yang lebih lambat. Untuk aplikasi yang memerlukan volume transaksi tinggi — game, marketplace NFT, DEX dengan frekuensi trading tinggi — Solana adalah pilihan yang jauh lebih praktis.
Ekosistem yang semakin kaya
Ekosistem Solana kini memiliki lebih dari 2.000 proyek aktif yang mencakup DeFi, NFT, gaming, payments, dan infrastructure. Jupiter menjadi DEX aggregator terbesar di Solana. Tensor mendominasi pasar NFT. Jito membangun layer MEV (Maximal Extractable Value) yang sophisticated. Keragaman dan kualitas proyek-proyek ini membuat Solana semakin sulit diabaikan oleh developer yang serius.
Kompetisi dengan Ethereum Layer 2
Perdebatan terbesar di komunitas developer: Solana vs Ethereum Layer 2. Pendukung Ethereum berargumen bahwa Base, Arbitrum, dan Optimism menawarkan keamanan ekosistem Ethereum dengan biaya yang kompetitif. Pendukung Solana berargumen bahwa Solana lebih sederhana: satu chain, satu ekosistem, tanpa kerumitan bridge antar L2. Perdebatan ini kemungkinan akan terus berlanjut, dan mungkin keduanya akan menemukan niche masing-masing.
Solana di Indonesia
Komunitas Solana di Indonesia tumbuh pesat, didorong oleh event-event seperti Solana Breakpoint Asia dan banyaknya developer lokal yang mulai membangun di atas ekosistem Solana. Beberapa startup crypto Indonesia telah memilih Solana sebagai fondasi teknis mereka, terutama di segmen gaming dan payments.