Selama bertahun-tahun, pertanyaan "apakah ada yang bisa mengalahkan Google?" selalu dijawab dengan "belum". Tapi data dari riset independen yang dirilis minggu ini mulai menggambarkan realitas yang berbeda — setidaknya untuk lima kategori pencarian tertentu.
Lima kategori di mana ChatGPT Search unggul
Riset yang melibatkan 12.000 pengguna di Asia Tenggara menunjukkan ChatGPT Search lebih dipilih dibanding Google untuk: (1) rekomendasi produk dengan banyak pilihan, (2) perencanaan perjalanan dan itinerary, (3) pertanyaan keuangan personal, (4) informasi kesehatan yang membutuhkan penjelasan mendalam, dan (5) perbandingan produk teknologi. Alasan utamanya: jawaban AI lebih langsung dan tidak memaksa pengguna membaca 10 tautan berbeda.
Apa artinya untuk brand?
Jika brand Anda bermain di salah satu dari lima kategori ini, artinya calon pelanggan Anda kini lebih mungkin menemukan rekomendasi melalui ChatGPT dibanding Google. Pertanyaannya bukan lagi "apakah situs saya ada di halaman 1 Google?" tapi "apakah AI menyebut brand saya saat ditanya tentang kategori produk saya?"
Google tidak diam
Sebagai respons, Google terus memperluas AI Overview dan mengintegrasikan Gemini lebih dalam ke hasil pencarian. Ironisnya, ini justru memperkuat urgensi GEO: brand kini harus dioptimalkan tidak hanya untuk algoritma pencarian Google, tapi juga untuk cara Gemini memilih informasi yang ditampilkan di AI Overview.
Tren yang akan terus berlanjut
Analis memprediksi bahwa pada akhir 2026, lebih dari 30% pencarian yang sebelumnya masuk ke Google akan beralih ke mesin AI. Bagi brand yang sudah membangun visibilitas AI hari ini, ini adalah keunggulan kompetitif yang signifikan. Bagi brand yang belum mulai, setiap hari adalah keterlambatan.